RADAR24.CO.ID, Lampung — Seorang pria tewas, S (29) diduga diterkam harimau di kebun miliknya di Talang Busro Pemangku Peninjauan, Pekon Bumi Hantatai Bandar Negeri Suoh Lampung Barat, Kamis (22/2).

 

Tim gabungan Resort kehutanan, Satgas sahabat Satwa Lembah Suoh dan mitra WCS dibantu warga dan keluarga korban menemukan korban 300 meter dari kebun dalam keadaan meninggal dunia dan organ tubuh sudah tidak utuh.

 

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi menjelaskan, korban diperkirakan meninggal akibat diserang binatang buas dan telah meninggal dunia lebih dari 12 jam dari saat dilakukan pemeriksaan.

 

“Korban meninggal dunia dan korban diperkirakan meninggal dunia di kebun miliknya pada Rabu 21 Februari 2024,” ujar Umi.

 

Dia menghimbau kepada masyarakat yang melalui kawasan hutan atau melaksanakan pekerjaan perkebunan untuk selalu berhati-hati jika ada serangan hewan buas.

 

“Kepada masyarakat apa bila melihat hewan buas untuk segera laporkan ke kantor kepolisan terdekat dengan menggunakan call canter 110 Polri, ataupun pihak TNBBS jika melihat keberadaan harimau Sumatera,” sambungnya.

 

Meski begitu, Polda Lampung juga menyarankan kepada masyarakat jangan melakukan tindakan sendiri, pada saat kondisi mendesak mengingat harimau Sumatera salah satu hewan yang dilindungi.

 

Diketahui, pada Rabu (21/2) sekira pukul 17.00 WIB, Broto dan Sahril yang merupakan kakak ipar korban S (29), melakukan pencarian terhadap korban yang sebelumnya berpamitan ke kebun pada Rabu pagi 21 Februari 2024 sekira 08.30 WIB, dan sampai pada 17. 30 WIB korban tidak kunjung pulang.

 

Barulah dari situ, keluarga mencari di kebun hanya ditemukan tangki semprot milik korban yang sudah rusak dan selanjutnya saudara Sahril dan Broto melapor aparat Pekon Bumi Hantatai

 

 

Editor Abdul Jabar

Pewarta: mus